Selainitu juga terdapat dalam Hilyatul Auliya' karya Imam Abu Nu'aim. (4/350. Mauqi' Al Warraq) dan ternyata itu adalah ucapan Imam Sahl bin Abdullah At Tastari, seorang ulama sufi yang dipuji oleh Imam Ibnu Taimiyah dan Imam I bnul Qayyim Rahimahumallah.
AbuNu'aim al-Asfahani dalam Hilyatul Auliya' pernah menyebutkan bahwa banyak sekali penduduk masyriq (timur) yang melakoni laku sufi.Orang-orang masyriq itu lalu disebutnya dengan julukan "Syumuusu ahli al-Masyriq", Mentari-Mentari Penduduk Timur.Salah satu dari sekian banyak "Syumuusu ahli al-Masyriq" ini adalah Syekh Al-Mu'anisi. Al-Mu'anisi juga dikenal dengan Abu Abdillah
Bukumutiara hilyatul auliya 1100 nasihat ulama salaf. Bagi sahabat yang ingin membaca, mempelajari serta mendalami kisah para ulama dan para wali terdahulu, kitab kitab hilayatul auliya' ini sangat layak untuk jadi salah satu rujukan. Kata Kata Mutiara Ulama Salaf Kata Mutiara Cinta 2020 Nama lengkap beliau adalah ahmad b. Nasehat dalam kitab hilyatul auliya.
Kutipandari Imam asy-Syafi`i itu memang ada dalam kitab dalam Manรขqibusy Syรขfi`รฎ lil Baihรขq Hal ini dikemukakan oleh Abu Nuaim al-Ashfihani dalam Hilyatul Auliyรข'wa Thobaqatul Ashfiy Enam Nasihat dalam Kitab Ayyuhal Walad. Jumat, 10 September 2021; Tasawuf. Menari Bersama Kekasih (4): Oh, Kekasihku..
Nasihatdari Imam Ibnul Jauzi (wafat 597 H) [Hilyatul Auliya': 4/248]. Diposting oleh Igun di 05.46 Tidak ada Dalam kitab Al-Kifayah fi 'Ilmi ar-Riwayah diceritakan Sufyan bin 'Uyainah ketika umur 10 tahun sudah duduk bersama para ulama di majelis-majelis ilmu. Sehingga kalau ia masuk sebuah majelis ilmu, maka para hadirin akan
Dแปch Vแปฅ Hแป Trแปฃ Vay Tiแปn Nhanh 1s. Oleh Ustadz Dr. KH. Zainul Arifin, MA* Kota Jambi - Berbicara tentang kitab-kitab yang membicarakan tentang kewalian title paling tinggi dalam dunia keulamaan ada karya fenomenal dari ulama kita yang cukup dikenal luas di haramain yaitu Syekh Muhammad Mahmud at-Turmusy mempunyai karya ''Bughyatul Adzkiya' Fi al-Bahtsi 'An Karoomatil Auliya'', yang sering membicarakan kelebihan dan kemuliaan karomah yang diberikan oleh Allah kepada seseorang hamba pilihan. Akan tetapi, terkadang kita melupakan bagaimana proses menuju ke sana. Maka salah seorang ulama pernah menyampaikan emas kalau berkumpul tidak kelihatan emasnya, namun kalau tersebar baru akan nampak. Maka nantinya akan banyak di jumpai cerita-ceria unik, jenaka dan lain sebagainya menggambarkan kehidupan seorang waliyullah kekasih Allah. Maka tak heran jika rasulullah pernah menggambarkan bagaimana kedudukan waliyullah di sisi Allah, ุฅูููู ู
ููู ุนูุจูุงุฏู ุงูููู ูุฃูููุงุณูุง ู
ูุง ููู
ู ุจูุฃูููุจูููุงุกู ูููุงู ุดูููุฏูุงุกู ููุบูุจูุทูููู
ู ุงูุฃูููุจูููุงุกู ููุงูุดููููุฏูุงุกู ููููู
ู ุงููููููุงู
ูุฉู ุจูู
ูููุงููููู
ู ู
ููู ุงูููู ุชูุนูุงููู . ููุงูููุง ููุง ุฑูุณูููู ุงูููู ุชูุฎูุจูุฑูููุง ู
ููู ููู
ู ุ ููุงูู ููู
ู ููููู
ู ุชูุญูุงุจูููุง ุจูุฑููุญู ุงูููู ุนูููู ุบูููุฑู ุฃูุฑูุญูุงู
ู ุจูููููููู
ู ูููุงู ุฃูู
ูููุงูู ููุชูุนูุงุทูููููููุง ุ ููููุงูููู ุฅูููู ููุฌููููููู
ู ูููููุฑู ููุฅููููููู
ู ุนูููู ูููุฑู ูุงู ููุฎูุงููููู ุฅูุฐูุง ุฎูุงูู ุงููููุงุณู ูููุงู ููุญูุฒูููููู ุฅูุฐูุง ุญูุฒููู ุงููููุงุณู ููููุฑูุฃู ููุฐููู ุงูุขููุฉู ุฃููุงู ุฅูููู ุฃูููููููุงุกู ุงูููู ูุงู ุฎููููู ุนูููููููู
ู ูููุงู ููู
ู ููุญูุฒูููููู โSesungguhnya dari hamba-hamba Kami ada sekelompok manusia, mereka itu bukan para Nabi dan bukan para syuhadaโ. Para Nabi dan syuhadaโ merasa cemburu kepada mereka karena kedudukan mereka di sisi Allah di hari kiamat. Para sahabat bertanya Siapakah mereka wahai Rasulullah? Beliau menjawab Mereka adalah suatu kaum yang saling mencintai karena Allah padahal tidak ada hubungan persaudaraan saudara sedarah antara mereka, dan tidak ada hubungan harta waris, Maka demi Allah sesungguhnya wajah-wajah mereka bagaikan cahaya, dan sesungguhnya mereka di atas cahaya, mereka tidak takut ketika manusia merasa takut, dan tidak pula sedih ketika manusia sedih, kemudian beliau membaca ayat ini โIngatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.โ [QS Yunus, 10 62]. Lihat Ibn Jarir at-Thabari, Jilid 6/574. Maka nabi juga menyebutkan diantara tanda seorang Wali dari hadits qudsi, ุฅู ุฃูููุงุฆู ู
ู ุนุจุงุฏู ุ ูุฃุญุจุงุฆู ู
ู ุฎููู ุ ุงูุฐูู ูุฐูุฑูู ุจุฐูุฑู ุ ูุฃุฐูุฑ ุจุฐูุฑูู
Sesungguhnya para-wali-Ku itu dari hamba-Ku dan kesayangan-Ku dari hamba-Ku, yaitu orang-orang yang berdzikir dengan menyebut-Ku, dan Aku berdzikir dengan menyebut mereka. Wali Allah menghiasi dirinya dengan perhiasan bathin bukan smenyibukkan dengan perhiasan dunia, akan tetapi terkadang penampilan mereka susah untuk didapati. Tetapi apabila mereka bersumpah atas nama Allah akan terjadilah apa yang diucapkannya. Nabi saw bersabda ูู
ู
ู ุถุนูู ู
ุชุถุนู ุฐู ุทู
ุฑูู ูู ุฃูุณู
ุนูู ุงููู ูุฃุจุฑู ุนู ุนููู ุ ุนู ุงุจู ุดูุงุจ ุ ุนู ุฃูุณ ุจู ู
ุงูู โBeberapa banyaknya orang yang lemah dan sangat lemah yang di anggap hina tetapi andaikan bersumpah atas nama Allah tentu akan terjadi.โ Diantara shahabat Nabi ini adalah Barraโ bin Malik rambutnya acak-acakan, dan penampilan yang biasa-biasa saja beliau, namun doโa dan sumpah beliau langsung di dengar oleh Allah beliau adalah saudara Imam malik yang pernah melawan 100 orang musyrik seoang diri. Mereka berkata kepada Barraโโ Hai Barra sesungguhnya Nabi berkata jika engkau bersumpah atas nama Tuhanmu pasti terjadi, karena itu bersumpahlah atas nama Tuhanmu. Dia berkata โSaya bersumpah kepada-Mu ya Allah, untuk memberikan perbuatan mereka, kemudian mereka pergi untuk merampok kaum Muslimin, kemudian bertemu Barra dan berkata โbersumpahlah Barra kepada Tuhanmu yang Maha Kuasaโ, maka ia berkata โAku bersumpah padamu, ya Allah, untuk memberikan perbuatan mereka, bila aku bertemu Nabiโkemudian mereka membunuh Bara dan dan ia mati sebagai syuhada. Lihat Hilyatul Auliaโ, Jilid 1/27-29. Dan banyak lagi kisah yang lain, tulisan ini hanya goresan secuil yang ingin menyampaikan kisah-kisah ulama terdahulu yang Allah berikan kemuliaan, dan ingin menyampaikan seorang wali bukanlah pengakuan secara pribadi akan tetapi juga merupakan pengakuan dari para kekasih Allah. Berlanjut....... Semoga Allah menjaga kita dan mengumpulkan kita bersama para kekasih Allah Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA.
ADVERTISEMENT DARIACEH Nasehat merupakan tiang agama. Karena itu hadis-hadis tentang arti agama adalah nasehat selalu menjadi bagian dari poros agama Islam. Salah satunya diriwayatkan oleh Muslim. Nabi Muhammad Shallallahuโalaihi wasallam bahkan sampai mengulang tiga kali saat bersabda bahwa agama adalah nasehat. Dari Tanim Ad-Dari Radhialluโanhu, Rasulullah Shallallahuโalaihi wasallam bersabda, ุนู ุฃุจู ุฑูููุฉ ุชู
ูู
ุจู ุฃูุณ ุงูุฏููุงุฑู ุฃู ุงููุจููู ๏ทบ ูุงู ุงูุฏูููู ุงููููุตูุญุฉุ ูููุง ูู
ููุ ูุงู ูููุ ูููุชุงุจูุ ููุฑุณูููุ ููุฃุฆู
ููุฉ ุงูู
ุณูู
ูู ูุนุงู
ููุชูู
โDari Tamim Ad-Dari Radhialluโanhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahuโalaihi wasallam bersabda, Agama adalah nasehat. -Beliau mengulang tiga kali-.โ Kami bertanya, Untuk siapakah wahai Rasulullah?โ Beliau bersabda, Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimim dan kepada umat Islam pada umumnya.โ HR. Muslim Dalam kitab Mukhtasharul ala Bulugh al-Maram, Syaikh Faisal bin Abdul Aziz Alu Mubarak menjelaskan arti agama adalah nasehat bermakna dalam 5 hal ini, yaitu 1. Nasehat untuk Allah SWT Arti agama adalah nasehat untuk Allah bermakna beriman kepada-Nya, mengesakan-Nya, meniadakah sekutu dari-Nya, meninggalkan pengingkaran terhadap nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Selain itu adalah memberikan sifat kepada-Nya dengan sifat-sifat kesempurnaan dan keagungan. Baca juga Politik Negosiasi Nabi Muhammad Saw. Lalu menyucikan-Nya dari segala macam kekurangan, taat kepada-Nya, mencintai karena-Nya dan menjadikan mereka yang mencintai karena-Nya sebagai teman. Begitu pula hal-hal lainnya yang harus dilakukan karena Allah SWT. 2. Nasehat untuk kitabnya Nasehat untuk kitabnya yaitu beriman bahwa Al-Qurโan adalah kalam Allah SWT. Menghalalkan apa-apa yang halal di dalamnya dan mengharamkan apa-apa yang haram padanya. Umat Isam juga berkewajiban menegakkan hak-hak untuk membacanya, memperhatikan makna-maknanya, dan mengambil nasehat-nasehatnya. 3. Nasehat untuk Rasul-Nya Nasehat untuk Rasul-Nya adalah membenarkan apa-apa yang dibawanya, menghormati, mengikuti, mencintai, dan menyebarluaskan sunnahnya. Baca juga Arti Zuhud dan Kenapa Ali bin Abi Thalib Mentalak 3 Dunia 4. Nasehat untuk Para Pemimpin Kaum muslimin tidak hanya berkewajiban mengikuti dan membantu mereka untuk menegakkan kebenaran. Namun juga berkewajiban mengingatkan para pemimpin agar senantiasa berbuat adil. Sementara itu, para pemimpin kaum muslimin berkewajiban memenuhi hak para hamba, serta berbicara dengan lemah-lembut dan penuh tata krama. 5. Nasehat untuk umat Islam Agama memberi petunjuk kepada mereka terhadap hal-hal yang bermanfaat dalam urusan agama dan dunia. Mencegah gangguan terhadap mereka, mengajari dan menyuruh berbuat kebaikan. Baca juga 5 Buah-Buahan Dalam Al-Qurโan, Nomor 3 & 5 Tumbuh di Indonesia Agama juga melarang mereka berbuat kemungkaran.
Pada Abad Pertengahan, ada seorang ulama dari Persia yang begitu masyhur namanya. Ia digolongkan sebagai sejarawan lantaran karya-karyanya yang berkualitas dan mempunyai sandaran sumber yang dapat dipercaya. Salah satu kitab yang menjadi karya fenomenalnya adalah Hilyat Al Auliya wa Thabaqath Al Ashfiya Perhiasan Para Wali dan Tingkatan Orang-orang Suci. Sebuah kitab berisi sejarah hidup mulai dari sahabat, tabiin, tabi' at tabiin, dan seterusnya yang ditulis detail dengan bersandar pada hadits dan atsar secara lengkap dalam penulisannya. Sehingga kitabnya itu pun menjadi rujukan utama terutama dalam disiplin ilmu sejarah. Ialah Ahmad bin Abdullah bin Ahmad bin Ishaq bin Musa bin Mihran Al Muhrani Al Ashbihani. Atau dikenal dengan Abu Nuaim atau Abu Nuaim Al Asfahani. Ia lahir pada Rajab 336 hijriah kota Ashbihan, Persia. Abu Nuaim tumbuh dan dibesarkan di lingkungan orang-orang berilmu. Ayahnya sendiri, yakni Abdullah bin Ahmad adalah seorang ulama di kota Ashbihan. Sementara banyaknya ulama di kota itu, membuat Abu Nuaim lebih mudah dalam mempelajari berbagai disiplin ilmu. Namun demikian, Abu Nuaim tak hanya berlajar di kota Ashbihan. Ia juga melakukan perjalanan untuk menimba ilmu hingga ke Makkah, Baghdad, Bashrah, Kufah, dan Naisabur. Di antara guru-gurunya adalah Ali Ash Shawwaf di Baghdad, Abu Bakar Al Ajiri di Makkah, Faruq bin Abdul Karim Al Khaththabi di Bashrah, Abu Abdullah di Kufa dan kepada Ahmad Al Hakim di Naisabur. Setelah berkelana menimba ilmu, Abu Nuaim kemudian menetap di Ashbihan dan melahirkan banyak karya. Di antara karyanya adalah Tarikh Ashbihan berisi hadits-hadits yang menerangkan keutamaan Persia. Kemudian Abu Nuaim juga menulis Hilyat Al Auliya sehingga para ulama mengelompokkan Abu Nuaim sebagai sejarawan. Karya-karyanya masyhur dan tersebar luas. Sebagian diterbitkan, sebagian masih dalam bentuk manuskrip dan terdapat juga karya tulisnya yang hilang. Seperti dalam Hilyat Al Auliya yang ditahqiq Abdullah Al Minsyawi, Muhammad Ahmad Isa dan Muhammad Abdullah Al Hindi menuliskan beberapa kitab yang dinisbtkan kepada Abu Nuaim salah satunya yakni Al Ajza Al Wakhsyiyyat, kitab ini disebutkan Al Hafizh Adz Dzahabi dalam biografi Al Hafizh Abu Ali Hasan bin Ali Al Wakhsyi yang wafat 471 Hijriyah. Abu Nuaim wafat pada 20 Muharam 430 H pada usia 94 tahun. Namun demikian terdapat keterangan lain yang menyebut bahwa ia wafat pada 21 Muharam. Seperti Ibnu Khalikan dan Ibnu Shalah yang mengatakan bahwa Abu Nuaim wafat pada Shafar. Sementara Ibnu Katsir menyebut Abu Nuaim wafat pada 28 Muharam 430 H, sedangkan Ibnu Al Jauzi menyebutkan pada 12 Muharam. Sementara Abu Nuaim dimakamkan di Marduban. BACA JUGA Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Klik di Sini
Berbicara tentang kitab-kitab yang membicarakan tentang kewalian title paling tinggi dalam dunia keulamaan ada karya fenomenal dari ulama kita yang cukup dikenal luas di haramain yaitu Syekh Muhammad Mahmud at-Turmusy mempunyai karya โBughyatul Adzkiyaโ Fi al-Bahtsi An Karoomatil Auliyaโ, yang sering membicarakan kelebihan dan kemuliaan karomah yang diberikan oleh Allah kepada seseorang hamba pilihan. Akan tetapi, terkadang kita melupakan bagaimana proses menuju ke sana. Maka salah seorang ulama pernah menyampaikan emas kalau berkumpul tidak kelihatan emasnya, namun kalau tersebar baru akan nampak. Maka nantinya akan banyak di jumpai cerita-ceria unik, jenaka dan lain sebagainya menggambarkan kehidupan seorang waliyullah kekasih Allah. Maka tak heran jika rasulullah pernah menggambarkan bagaimana kedudukan waliyullah di sisi Allah, ุฅูููู ู
ููู ุนูุจูุงุฏู ุงูููู ูุฃูููุงุณูุง ู
ูุง ููู
ู ุจูุฃูููุจูููุงุกู ูููุงู ุดูููุฏูุงุกู ููุบูุจูุทูููู
ู ุงูุฃูููุจูููุงุกู ููุงูุดููููุฏูุงุกู ููููู
ู ุงููููููุงู
ูุฉู ุจูู
ูููุงููููู
ู ู
ููู ุงูููู ุชูุนูุงููู . ููุงูููุง ููุง ุฑูุณูููู ุงูููู ุชูุฎูุจูุฑูููุง ู
ููู ููู
ู ุ ููุงูู ููู
ู ููููู
ู ุชูุญูุงุจูููุง ุจูุฑููุญู ุงูููู ุนูููู ุบูููุฑู ุฃูุฑูุญูุงู
ู ุจูููููููู
ู ูููุงู ุฃูู
ูููุงูู ููุชูุนูุงุทูููููููุง ุ ููููุงูููู ุฅูููู ููุฌููููููู
ู ูููููุฑู ููุฅููููููู
ู ุนูููู ูููุฑู ูุงู ููุฎูุงููููู ุฅูุฐูุง ุฎูุงูู ุงููููุงุณู ูููุงู ููุญูุฒูููููู ุฅูุฐูุง ุญูุฒููู ุงููููุงุณู ููููุฑูุฃู ููุฐููู ุงูุขููุฉู ุฃููุงู ุฅูููู ุฃูููููููุงุกู ุงูููู ูุงู ุฎููููู ุนูููููููู
ู ูููุงู ููู
ู ููุญูุฒูููููู โSesungguhnya dari hamba-hamba Kami ada sekelompok manusia, mereka itu bukan para Nabi dan bukan para syuhadaโ. Para Nabi dan syuhadaโ merasa cemburu kepada mereka karena kedudukan mereka di sisi Allah di hari kiamat. Para sahabat bertanya Siapakah mereka wahai Rasulullah? Beliau menjawab Mereka adalah suatu kaum yang saling mencintai karena Allah padahal tidak ada hubungan persaudaraan saudara sedarah antara mereka, dan tidak ada hubungan harta waris, Maka demi Allah sesungguhnya wajah-wajah mereka bagaikan cahaya, dan sesungguhnya mereka di atas cahaya, mereka tidak takut ketika manusia merasa takut, dan tidak pula sedih ketika manusia sedih, kemudian beliau membaca ayat ini โIngatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.โ [QS Yunus, 10 62]. Lihat Ibn Jarir at-Thabari, Jilid 6/574. Maka nabi juga menyebutkan diantara tanda seorang Wali dari hadits qudsi, ุฅู ุฃูููุงุฆู ู
ู ุนุจุงุฏู ุ ูุฃุญุจุงุฆู ู
ู ุฎููู ุ ุงูุฐูู ูุฐูุฑูู ุจุฐูุฑู ุ ูุฃุฐูุฑ ุจุฐูุฑูู
Sesungguhnya para-wali-Ku itu dari hamba-Ku dan kesayangan-Ku dari hamba-Ku, yaitu orang-orang yang berdzikir dengan menyebut-Ku, dan Aku berdzikir dengan menyebut mereka. Wali Allah menghiasi dirinya dengan perhiasan bathin bukan smenyibukkan dengan perhiasan dunia, akan tetapi terkadang penampilan mereka susah untuk didapati. Tetapi apabila mereka bersumpah atas nama Allah akan terjadilah apa yang diucapkannya. Nabi saw bersabda ูู
ู
ู ุถุนูู ู
ุชุถุนู ุฐู ุทู
ุฑูู ูู ุฃูุณู
ุนูู ุงููู ูุฃุจุฑู ุนู ุนููู ุ ุนู ุงุจู ุดูุงุจ ุ ุนู ุฃูุณ ุจู ู
ุงูู โBeberapa banyaknya orang yang lemah dan sangat lemah yang di anggap hina tetapi andaikan bersumpah atas nama Allah tentu akan terjadi.โ Diantara shahabat Nabi ini adalah Barraโ bin Malik rambutnya acak-acakan, dan penampilan yang biasa-biasa saja beliau, namun doโa dan sumpah beliau langsung di dengar oleh Allah beliau adalah saudara Imam malik yang pernah melawan 100 orang musyrik seoang diri. Mereka berkata kepada Barraโโ Hai Barra sesungguhnya Nabi berkata jika engkau bersumpah atas nama Tuhanmu pasti terjadi, karena itu bersumpahlah atas nama Tuhanmu. Dia berkata โSaya bersumpah kepada-Mu ya Allah, untuk memberikan perbuatan mereka, kemudian mereka pergi untuk merampok kaum Muslimin, kemudian bertemu Barra dan berkata โbersumpahlah Barra kepada Tuhanmu yang Maha Kuasaโ, maka ia berkata โAku bersumpah padamu, ya Allah, untuk memberikan perbuatan mereka, bila aku bertemu Nabiโkemudian mereka membunuh Bara dan dan ia mati sebagai syuhada. Lihat Hilyatul Auliaโ, Jilid 1/27-29. Dan banyak lagi kisah yang lain, tulisan ini hanya goresan secuil yang ingin menyampaikan kisah-kisah ulama terdahulu yang Allah berikan kemuliaan, dan ingin menyampaikan seorang wali bukanlah pengakuan secara pribadi akan tetapi juga merupakan pengakuan dari para kekasih Allah. Berlanjutโฆโฆ. Semoga Allah menjaga kita dan mengumpulkan kita bersama para kekasih Allah Aamien Allahumma Aamien. Al-Faqir Ila Allah, ZA.
Perangai seorang wali secara ekplisit sudah dijelaskan dalam al-Quran, Allah swt. berfirman dalam surat Yunus; 62-53. โIngatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.โ Bahkan dikatakan, para Wali lebih utama dibandingkan orang yang hanya alim, hal ini sebagaimana ditegaskan oleh al-Imam Zainuddin al-Malibari [pengarang kitab I'anatu Tholibin], dalam kitab Hidayatu al-Adzkiya', dalam sebuah syair ูุงูุนุงุฑููู ุจุฑุจูู
ูู
ุฃูุถู * ู
ู ุฃูู ูุฑุน ูุงูุฃุตูู ุชูู
ูุง ููุฑูุนุฉ ู
ู ุนุงุฑู ูู ุฃูุถู * ู
ู ุฃูููุง ู
ู ุนุงูู
ูุชูุจูุง "Dan mereka orang-orang yang mengenal makrifat Tuhannya lebih afdhal utama dibandingkan para ahli furuโ dan ahli ushul yang sempurna. Sesungguhnya satu rakaโat yang dilakukan orang arif wali itu lebih utama dibandingkan seribu rakaโat orang alim. Terimalah keterangan ini" Selain itu, di Indonesia sendiri ada tradisi yang di dalamnya diceritakan sejarah para Wali Allah, biasanya tradisi tersebutberupa istilah Manaqiban, Haul memperingati wafatnya seseorang, dan lain sebagainya. Walhasil, kilas balik ceritra tentang sosok para wali Allah swt. tentu memiliki tujuan-tujuan yang sangat penting, diantaranya agar kita dapat meniru bagaimana perjuangan taqarrub [mendekatkan diri] kepada Allah swt. Dan salah satu kitab yang mengulas tentang sejarah, biografi para Wali Allah swt. adalah kitab Hilyatul Auliya', yang disusun oleh Abu Nu`aim al-Ashfahani. Resensi Kitab Hilayatul Auliya' Watabaqat al-Asfiya' Diawal kitab ini Abu Nu`aim al-Ashfahani dalam muqaddimanya mengulas tentang kemuliaan dan kelebihan para aulia Allah di sisi-Nya, baik di dunia maupun diakhirat. Selanjutnya, dijelaskan lebih jauh lagi tentang balasan bagi orang-orang yang menentang para Waliyullah, terutama saat mereka diejek, maka seakan-akan orang itu telah mengangkat bendera perang terhadap Allah tersebut diperkuat dengan hadith-hadith yang beliau kitab tersebut, setidaknya Abu Nu`aim al-Ashfahani mengumpulkan perkataan tentang Ilmu Tasawuf dan para tokohnya, serta dijelaskan pulatingkatan mereka Ada sekitar 800 ulama yang beliau muat, yang dimulai dari para Khulafa al-Raasyidiin, dilanjutkan para sahabat-sahabat yang mendapatkan kabar gembira masuk surga al-Mubasysyiiriina bil Jannah, dilanjutkan para sahabat-sahabat yang lain dan Ahli Suffah, lalu disusul para Tabi`in, Tabiut Tabi`in dan para ulama Tasawwuf lainnya hingga dengan para ulama yang semasa dengan Abu Nu`aim al-Ashfahani. Meski Kitab ini terbilang klasik, namun karena hampir semua biografi ulama tersebut diceritakan dengan argumentasi dari hadits dan atsar yang cukup lengkap, sehingga valliditas dan keontetikan ceritanya bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah lewat studi hadits dan atsar. Oleh karena itu kitab Kitab Hilayatul Auliya' tersebut seringlai menjadi referensi utama dalam disiplin ilmu Sejarah, khususnya para tokoh-tokoh ulama Islam. Bagi sahabat yang ingin membaca, mempelajari serta mendalami kisah para ulama dan para wali terdahulu, Kitab Kitab Hilayatul Auliya' ini sangat layak untuk jadi salah satu rujukan. Apakah anda tertarik? berikut ini kami berikan refrensi kitabnya dalam bentuk file PDF. ุญููุฉ ุงูุฃูููุงุก ูุทุจูุงุช ุงูุฃุตููุงุก Nama Kitab Hilayatul Auliya' Watabaqat al-Asfiya' Penyusun Abu Nu`aim al-Ashfahani Jumlah Jilid 10 Jilid File PDF Ukuran File 106 MB Sumber MAKTABANA
nasehat dalam kitab hilyatul auliya